Titik Api Menggila, Polusi Udara Semakin Berbahaya

Baner Iklan 1, 2, 3

RIAUEXPOSE.COM, PEKANBARU – Titik panas atau hotspot pagi ini mengalami kenaikan yang signifikan, sebanyak 256 titik panas terpantau di 11 kabupaten/kota di Riau.

“Hanya Kabupaten Siak yang tak terdeteksi ada titik panas,” ujar Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki, Senin (23/09).

Ia merincikan, titik panas tersebut tersebar di Pekanbaru 1 titik, Bengkalis 17 titik, Meranti 12 titik, Kampar 7 titik dan Dumai 9 titik. Sisanya di Kuansing 7 titik, Pelalawan 29 titik, Rohil 73 titik, Rohul 1 titik, Inhil 58 titik dan Inhu 42 titik.

Baner Iklan 1, 2, 3

Dari 256 titik panas yang terdeteksi di Riau, 172 titik panas tersebut dipastikan adalah titik api atau titik kebakaran. Hal tersebut karena level of confidence atau level kepercayaan melebihi 70 persen.

Titik tersebut tersebar di Bengkalis 13 titik, Meranti 8 titik, Kampar 2 titik, Dumai 5 titik, Kuansing 2 titik, Pelalawan 22 titik, Rohil 45 titik, Rohul 1 titik, Inhil 40 titik dan Inhu 34 titik,” tukas Marzuki.

Berdasarkan dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), www.bmkg.co.id pada pukul 08.00 WIB, kualitas udara di Pekanbaru berada di angka 593.08 µgram/m3 yang mana angka tersebut menunjukkan status berbahaya karena sudah melewati angka 350 µgram/m3.

Sejah dini hari tadi, kondisi polusi udara di Pekanbaru semakin menggila. Bahkan pada pukul 00.00, polusi udara di Pekanbaru mencapai 683.83 µgram/m3. (Rxp/Her)

BANNER PKBM

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.