Seorang Penonton Tewas Setelah Ditabrak Pembalap Pada Ajang Road Race Kejurda IMI Bengkalis

RIAUEXPOSE.COM, Bengkalis – Pergelaran Road Race Kejurda Balap Motor IMI Bengkalis Riau Championship 2019 yang digelar di sirkuit non permanen Lapangan Tugu, Minggu (14/7) telah memakan korban jiwa.

Korban atas nama Muhammad Syukur bin Abdul Wahab (20), Senin (15/7/19) sekitar pukul 01.40 WIB dini hari dinyatakan meninggal dunia meskipun sempat memperoleh perawatan intensif di RSUDBengkalis.

Informasi yang berhasil dirangkum, insiden berujung maut terjadi setelah dua pengendara bersenggolan dan jatuh hebat di depan tikungan arena Jalan Kartini (depan Kantor Diskominfotik)-Jalan Perwira dan menghantam penonton yang menyaksikan balapan sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat benturan itu, pembalap dan penonton terpental menjebol pembatas arena terseret hingga ke halaman parkir Kantor Diskominfotik dan terekam di CCTV dan kamera penonton yang sempat menghebohkan kalangan warganet di media sosial.

Korban, Muhammad Syukur, berdomisili di Jalan Bantan, Gang Suka Maju, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, mengalami nasib nahas dan pingsan di sekitar lokasi kejadian. Korban langsung memperoleh pertolongan dan dilarikan ke RSUD Bengkalis untuk memperoleh perawatan. Dilaporkan mengalami patah tulang paha, rusuk dan luka pada leher.

Disampaikan keluarga korban, Muhammad Syukur sempat melewati masa kritis dan akan menjalani perawatan di ruang inap lantai tiga RSUD Bengkalis sebelum akhirnya meninggal.

BANNER PKBM

“Dia juga bisa berbicara. Kemudian akan dirawat inap ke lantai tiga RSUD Bengkalis. Tetapi nasib berkata lain, sekitar pukul 01.40 WIB meninggal dunia,” ungkap kakak kandung korban, Muhammad Amin.

Korban merupakan anak keempat dari lima bersaudara, dan masih berstatus salah satu mahasiswa di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) semester tujuh. Korban dimakamkan di TPU Jalan Bantan, Gang Pusara, Jalan Bantan, Desa Senggoro.

Sementara itu, Penanggungjawab Kejurda Balap Motor 2019, Chairul Afrizal didampingi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Bengkalis Windi Trisnawan dan sejumlah pengurus Komite Nasional Olahraga (KONI) Kabupaten Bengkalis menyatakan, jatuhnya pebalap di arena balapan dan menghantam penonton di arena balapan dan jatuh korban jiwa sangat disayangkan.

“Kami tidak menginginkan kecelakaan ini terjadi bahkan harus mengorbankan penonton. Kami sebagai penanggungjawab penyelenggara akan terus berkoordinasi dan bertanggung jawab kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Selain itu IMI Bengkalis tidak akan lepas dari tanggung jawab dan sudah ke rumah duka bertemu pihak keluarga sebagai rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah tersebut.

Pria yang akrab disapa Yul ini, mengatakan arena yang disiapkan untuk Kejurda Balap Motor 2019 itu sudah sesuai dengan standar dan syarat yang harus dipenuhi dari Korwil IMI Riau. Sebelum pelaksanaan balapan, arena juga sudah melalui proses pemeriksaan oleh tim dari IMI Korwil Riau.

“Arena sudah sesuai dengan standar, kita ada dari provinsi yang datang langsung di lapangan untuk mengatur trek arena. Sangat sulit dibendung jika ada penonton yang menyusup masuk dari belakang. Dan khusus kepada penonton yang berada berdekatan dengan trek yang rawan seperti di tikungan sudah diperingatkan berkali-kali dan meminta bantuan pihak kepolisian agar turun tangan,” terangnya.

Baner Iklan 1, 2, 3

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.