Sempat Tertunda, Akhirnya Pemerintah Pusat Akan Membayarkan DBH Riau

RIAUEXPOSE.COM, Pekanbaru-Pemerintah Pusat akhirnya akan mulai membayarkan Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Riau yakni sebesar Rp600 miliar, yang sempat tertunda dan membuat terjadinya defisit anggaran.

“Alhamdulillah, akhirnya pemerintah pusat membayarkan DBH kita yang sempat tertunda, dan mebuat kita alami defisit” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.

Ahmad Hijazi mengatakan besaran transfer dari pusat sebanyak Rp600 miliar tersebut, menyesuaikan karena kenaikan harga minyak dipasaran yang trendnya mengalami kenaikan.

Hal itu tentunya berdampak positip bagi keuangan daerah terutama kabupaten kota yang selama ini bergantung pada sumber pendapatan pada DBH tersebut.

Selain pembayaran DBH, pemerintah pusat juga akan memberikan Dana Alokasi (DAK) sebesar Rp450 Miliar, dan Dana Alokasi Umum (DAU) Rp80 Miliar.

“Memang ada penambahan, pertama itu DAK, kemudian DAU serta terakhir DBH,” ujarnya.

Dengan adanya tambahan dana dari pusat ini, akan diutamakan untuk pembayaran sisa tunda bayar 2018. Dan sisanya baru akan dibayarkan kembali pada 2018 nanti.

“Kita berharap, kalau pun ini jadi pendapatan, sebagiannya akan diutamakan untuk pemabayaran tunda bayar 2018, mungkin masih tersisa 2019. Harapan kita seperti itu. Tapi itu tergantung Banggar DPRD Riau juga bagaimana menyikapinya. Karena pembahasan ini juga melibatkan Banggar juga,” ungkapnya.   (rxp)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment