Sebanyak 35 Tim Indonesia Mengikuti “Serindit Boat Race 2018”

RIAUEXPOSE.COM, Siak- Sebanyak 35 tim dari Indonesia mengikuti pergelaran Siak Internasional “Serindit Boat Race” yang digelar 16-18 November 2018.

“Setelah verifikasi dan cek kesehatan hanya 35 tim yang bisa ikut. Jumlah peserta memang berkurang dari tahun sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Fauzi Asni di Siak, Jumat.

Dia mengatakan, sebelumnya ada dua tim dari Malaysia yang sudah mendaftar, dari tiga tim luar negeri yang ditargetkan berpatisipasi. Namun, menjelang hari pertandingan, kedua tim Malaysia menyatakan tidak bisa ikut serta karena berbagai kendala secara teknis.

“Mereka hanya menyebutkan tidak bisa ikut karena ada beberapa masalah dan kurangnya persiapan, alasan tidak bisa ikut secara rincinya tidak mereka sebutkan,” ungkap dia.

“Serindit Boat Race” tahun pertama yang digelar pada Desember 2017 diikuti oleh 48 tim dari dalam dan luar negeri. Tim luar di antaranya dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand dan Filipina, dengan jumlah personel secara keseluruhan sebanyak 108 orang.

Banner Erwan Samping

Menurut PPTK Kegiatan, Paula Chandra, terkait perhelatan yang diberi nama “Siak Internasional Serindit Boat Race” tersebut tidak menjadi persoalan. Sebab sedari awal mereka (Pemkab Siak) menyiapkan dan merencanakan kegiatan untuk tingkat internasional, agar tim dari luar negeri bisa ikut berpartisipasi.

“Tidak ada masalah, ini kan Open Turnament. Eventnya kita siapkan dan rencanakan untuk international agar tim-tim dari luar ikut. Ketika mereka tidak bisa ikut ya mau di apakan, tidak bisa dipaksakan. Mereka sudah diundang, beberapa kemarin juga sudah daftar, walaupun akhirnya tidak bisa ikut,” kata Paula Chandra menambahkan.

Wisata olahraga “Serindit Boat Race” atau pacu sampan di sungai Siak ini digelar untuk tahun kedua. Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan tim yang bisa ikut berpartisipasi pada perhelatan ini sebanyak 60 tim dalam maupun luar negeri, dengan tujuan untuk menggaet lebih banyak wisatawan berkunjung ke wilayah setempat.

Pada Kamis siang sampai sore tim melakukan verifikasi dan cek kesehatan di Pelabuhan Lasdap. Beberapa tim yang sudah selesai ada yang memilih latihan untuk observasi jalur, dan tingkat kederasan sungai Siak.

Jalur star dan finis untuk tahun kedua ini sedikit digeser dari tahun kemarin. Dikarenakan jalur yang lama sedikit melengkung, dan arus yang sangat kuat, sehingga mengakibatkan beberapa tim keluar dari jalur. Pada tahun ini star akan dimulai dari Pelabuhan Lasdap.

BANNER PKBM

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.