PUPR Pekanbaru Geram Pot Bunga Ditancapkan Bendera Caleg

RIAUEXPOSE.COM, Pekanbaru – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru berang akibat ulah Calon Legislatif yang menancapkan bendera partai beserta nama Caleg tersebut.

“Ya harapan kami (PUPR) buat para Caleg kalau bisa berikan contoh yang baik kepada masyarakat terhadap pemasangan baliho,spanduk dan alat peraga kampanye,” ujar Kepala Bidang Pertamanan, PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Minggu, (10/02).

Pria yang juga akrab disaba Edu ini mengaku kesal karena bunga yang di pot tersebut yang ditancapkan bendera bertuliskan Caleg DPRD Provinsi Riau, Yurnalis dari Partai PPP tersebut baru berusia dua minggu.

“Dalam dua minggu terakhir ini sudah di angsur untuk disisip, Taunya ini baru disisip karna jenis bunganya pucuk merah Karna sebelumnya bougenville,” ucapnya.

Edu juga meminta para calon dewan terhormat tersebut untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat agar tidak merusak fasilitas publik.

“Perhatikan dan jangan sampai merusak fasilitas publik. Dan juga jangan sampai di pohon-pohon sampai di paku buat pemasangan APK para Caleg,” tambahnya.

Sementara itu Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau, Gema Wahyu Adinata, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan para peserta pemilu untuk mematuhi peraturan sesuai dengan surat Bawaslu 1990.

“Prinsipnya jika dilarang oleh pemko maka silahkan pemko untuk menertibkan. Aturannya jelas kok, dk surat bawaslu 1990 juga jelas arahannya untuk hal-hal yang seperti itu,” tegasnya.

Alat Peraga Kampanye (APK) milik Caleg memang sudah banyak melanggar peraturan, dan Bawaslu juga sudah sering menertibkan APK milik Caleg yang nakal tersebut.

Namun berselang APK diterbitkan, APK tersebut kembali dipasang ditempat yang sudah di tertibkan oleh Bawaslu.

Terkait banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh para Caleg tersebut, Bawaslu Riau mengklaim sudah sering menjalin kemunikasi dengan Caleg dan juga Partai Politik.

“Kita tetap berkomunikasi dan memberikan arahan sesuai PKPU dan Perbawaslu. Jika tetap membandel ya kembali kita tertibkan. Krn sanksinya memang hanya penertiban sbgmn PKPU dan Perbawaslu,” tutupnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.