Gawat!!! Gara Puntung Rokok, Pria Ini Ditangkap Polisi Menyebabkan Tiga Hektare Lahan Terbakar

RIAUEXPOSE.COM, Pekanbaru- Kepolisian Resort Dumai menangkap seorang pelaku pembakar lahan yang menyebabkan kebakaran lahan hingga mencapai lebih dari tiga hektare di wilayah pesisir Provinsi Riau tersebut pada awal Januari 2019.

Kepala Polres Dumai, AKBP Restika Nainggolan seperti dilansir dari Antara membenarkan penangkapan pelaku pembakar lahan pertama diawal tahun ini. Bahkan, ia turut mengatakan bahwa pelaku berinisial MS alias Sabri (49) tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” katanya.

Ia mengatakan bahwa penangkapan pelaku pembakar lahan tersebut berawal adanya insiden kebakaran lahan di wilayah Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai pada akhir pekan kemarin.

Polisi yang saat itu turut menjadi bagian dari tim penanggulangan kebakaran lahan bersama TNI, Manggala Agni dan masyarakat langsung melakukan penyelidikan bersamaan dengan upaya pemadaman.

Hasilnya, polisi menemukan Sabri yang pada saat kejadian sedang berada di lokasi. Sabri sendiri juga teridentifikasi sebagai pemilik lahan yang terbakar itu.

Saat diinterogasi, tersangka mengaku bahwa dirinya sedang mengecek lahan yang baru saja dibersihkan tersebut. Namun, pada saat berada di lahan yang kering akibat cuaca panas dan angin kencang itu, tersangka dengan ceroboh membuang puntung rokok.

Dengan cepat, api puntung rokok langsung masuk ke dalam tanah berkontur gambut itu. Tersangka mengaku telah berupaya memadamkan api dengan memukul menggunakan ranting. Namun, bukannya mati, api justru semakin membesar. Bungai api dari pukulan kayu bertebaran dan loncat ke lahan lainnya.

“Penyebab kebakaran adalah tersangka yang ceroboh membuang puntung rokok di lahannya. Sementara saat itu cuaca panas dan angin kencang. Jadi tersangka ini lalai sehingga menyebabkan kebakaran besar,” jelas Restika.

Dari hasil gelar perkara, Polisi selanjutnya menetapkan Sabri sebagai tersangka dengan dijerat Pasal 108 Jo Pasal 69 Undang-Undang RI Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan hutan.

Sabri menjadi tersangka pertama pelaku pembakar lahan di Provinsi Riau pada 2019 ini. Selain di Dumai, sepanjang awal tahun ini kebakaran lahan juga melanda sejumlah wilayah lainnya di Riau.

Secara keseluruhan, BPBD Provinsi Riau mencatat seluas 66,5 hektare lahan di wilayah tersebut terbakar sepanjang sepekan pertama Januari 2019. Kepala Pelaksana BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan sedikitnya lima kabupaten kota mengalami kebakaran lahan sepanjang periode tersebut.

“Kebakaran terluas masih tercatat di Kabupaten Rokan Hilir dengan luas 40 hektare,” katanya.

Sejak awal tahun ini, lahan gambut di Rokan Hilir, tepatnya di Desa Mumugo, Kecamatan Tanah Putih membara dan sangat sulit dikendalikan. Puluhan tim gabungan TNI, Polri dan Manggala Agni berjibaku melakukan pemadaman melalui jalur darat.

Tim tidak hanya “perang” melawan titik api, melainkan juga asap tebal serta hembusan angin kencang. Sedikitnya dua warga yang tinggal di sekitar titik api terpaksa diungsikan karena kabut asap tebal.

Kebakaran di Rohil berhasil teratasi setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu pada akhir pekan kemarin, atau tepat lima hari upaya pemadaman berlangsung.

Selain di Rokan Hilir, ia juga mengatakan kebakaran lahan turut terjadi di Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Desa Bumbung, Kecamatan Mandau dan Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan dengan total luas mencapai 10 hektare. Kemudian kebakaran juga terjadi di wilayah daratan tepatnya di Kabupaten Kampar dengan luas mencapai 14 hektare. (ant)

BANNER PKBM

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.