Dengan Harga Yang Murah, Bulog Riau Luncurkan “Beras Kita” Kemasan Sachet

RIAUEXPOSE.COM, Pekanbaru – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau meluncurkan “Beras Kita” kemasan sachet ke pasar setempat untuk memudahkankan masyarakat menjangkau kebutuhan pokok tersebut sesuai kemampuan keuangan dan harga murah.

“Bulog Riau sudah melakukan perkenalan Beras Kita sachet ini dengan isi 200 gram ke masyarakat belum lama ini,” kata Kepala Bulog Riau-Kepri A Muis S Ali kepada Antara di Pekanbaru, Kamis.

A Muis S Ali menjelaskan tujuan Bulog Riau-Kepri memperkenalkan produk beras kemasan renceng ini untuk melayani konsumen yang memiliki daya beli rendah dan tidak mempunyai kemampuan membeli beras kemasan lima kilogram hingga 10 kg.

“Sasaran beras kemasan renceng ini adalah masyarakat berpendapatan rendah dan terutama tidak memiki uang untuk membeli dalam jumlah banyak,” ujar A Muis S Ali.

Selain itu, kata dia, distribusi dengan cara ini juga untuk memasarkan Beras Kita yang merupakan produk Bulog yang harganya jauh lebih murah dari pasar. Dengan demikian bisa menjangkau hingga ke pelosok.

“Minggu depan sudah mulai disebar ke berbagai daerah Kesubdivre dan Kansilog,” ujarnya.

Menurut dia, dengan tersebarnya Besar Kita sachet ini diharapkan mampu meredam harga beras di tengah-tengah masyarakat tidak bergejolak karena Bulog selalu menyediakan stok dengan harga jauh lebih murah dari pasar sementara kualitas sama.

“Kami sudah mulai berproduksi di gudang DC Jati Rejo Pekanbaru Divre Riau. Kami kemas sendiri agar bisa menghemat biaya produksi,” katanya.

Ia mengatakan, untuk saat ini produksi belum banyak. Namun ke depan akan dilakukan secara massif.

“Kami segera salurkan ke downline bulog, seperti RPK dan Toko Pangan Kita, serta warung-warung dan kios,” tegasnya.

Mengenai harga, aktanya, Bulog akan mematok eceran Rp2.300 per sachet isi 200 gram, dengan jenis beras berkualitas premium.

Mirna (40), warga Durian mengakui senang dan terbantu dengan adanya beras sachet ini karena bisa mengatur pengeluaran sehari-hari dengan gaji yang didapatnya dari upah sebagai buruh cuci.

“Saya digaji harian, Rp50.000, dengan beras sachet Rp2.300 bisa dibagi untuk membeli kebutuhan lainnya seperti lauk, sayur dan sebagainya,” ujarnya.   (ant)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment