Bulan Sabit Merah Indonesia Riau Galang Dana Rp50 Juta Untuk Korban Gempa Palu

RIAUEXPOSE.COM, Pekanbaru,- Organisasi Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cabang Duri-Bengkalis, Provinsi Riau, menggalang donasi Rp50 juta untuk korban gempa Palu, Provinsi Sulteng dan sekitarnya.

“Bantuan yang berasal dari masyarakat Riau terkumpul sebesar Rp50 juta tersebut segera disalurkan ke Palu setelah berkoordinasi dengan BSMI Pusat,” kata Bendahara BSMI Duri-Bengkalis, Ediyus HZ di Pekanbaru, Senin.

Menurut Ediyus, bantuan sebesar Rp50 juta lebih itu merupakan bantuan tahap pertama kerjasama BSMI Duri dengan LAZ Ibadurrahman, yang bekerja untuk merespon cepat bantuan kemanusian bagi saudara kita di Palu.

Donasi dikumpulkan terkait gempa bumi berkekuatan magnitude 7,7 SR yang kemudian dimutakhirkan oleh BMKG menjadi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat petang sekitar pukul 18.02 WITA.

Ia mengatakan, selain mengumpulkan donasi, BSMI Duri berkoordinasi BSMI Pusat untuk segera membangun dapur umum, trauma healing dan penyediaan klinik kesehatan mobile seperti dilakukan di Lombok.

“BSMI akan melakukan survei untuk melihat kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh korban gempa Palu, dengan harapan masa tanggap bencana paskagempa Palu bisa ditangani segera,” katanya.

BSMI, kata Ediyus, akan terus fokus membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban tsunami Palu, kalau ada masyarakat yang berniat untuk menyalurkan donasi untuk Palu, insya Allah BSMI dengan senang hati menyalurkannya.

Seberapapun donasi yang disalurkan, katanya, semoga mendapat balasan dari Allah SWT, dan semoga Allah SWT meringankan beban yang dihadapi saudara kita di Palu dan sekitarnya.

Sementara itu BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 hingga 3 meter) di pantai Donggala bagian Barat dan status waspada, tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter di Pantai Donggala bagian Utara, Mamuju bagian Utara dan Kota Palu bagian Barat.

BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak Jumat petang pukul 19.36 WITA. Menurut BMKG, tsunami terjadi menerjang pantai. Posko BNPB juga telah mengkonfirmasi ke BPBD bahwa tsunami telah menerjang pantai Talise di Kota Palu dan pantai di Donggala.

Beberapa video yang didokumentasikan masyarakat dan disebarkan di sosial media mengenai tsunami di Kota Palu dan Donggala adalah benar. Gempa tsunami telah menimbulkan korban jiwa. Sedangkan pusat gempa pada 27 kilometer Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah.

Korban jiwa tercatat sementara 844 meninggal, dan ratusan lainnya luka-luka dan mengalami trauma di kepala, akibat tertimpa reruntuhan bangunan, serta ratusan unit lebih bangunan, gedung yang mengalmai rusak parah.   (ant)

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment