BC Dumai Sita 113 Smartphone Ilegal Yang Diselundupkan Dari Batam

Riauexpose.com, Dumai – Tim Pengawas dan Penindakan (P2) Bea Cukai Madya Pabean Dumai menyita lima kotak berisi telepon pintar yang diselundupkan melalui Pelabuhan Bandar Sri Junjungan dengan Kapal Feri Batam Jet 2 pada Senin (16/12) lalu pukul 16.00 WIB.

Kepala Humas BC Dumai Gatot Kuncoro menyatakan, penindakan smartphone eks kawasan bebas Batam tanpa dilindungi dokumen di Terminal Penumpang Ferry Pelabuhan BSJ ini terdiri Iphone 60 unit fullset dan 20 unit batangan dan 33 unit android fullset.

“Kami mendapat informasi masyarakat adanya pengiriman Handphone berbagai merk dari Batam menuju Dumai dengan ferry MV. Batam Jet 2, dan tim langsung menggeledah kapal setelah sandar di dermaga pelabuhan penumpang BSJ,” kata Gatot.

Saat petugas memeriksa kapal, awalnya hanya ditemukan tiga karton berisi handphone di kamar mesin, dan seorang anak buah kapal berinisial Mh yang dicurigai kemudian mengaku ada 2 kotak lagi disembunyikan.

ABK Mh mengaku kepada petugas setelah seluruh kru kapal dikumpulkan guna ditanyai kepemilikan barang dan yang membawa naik ke atas ferry, karena sebelumnya tidak ada yang mengakui perbuatan tersebut.

Selanjutnya, petugas membawa terperiksa Mh bersama nakhoda, kru kapal lain serta barang hasil penindakan ke Kantor BC Dumai untuk kepentingan proses lebih lanjut.

“Proses telah ditingkatkan ke tahap penyidikan dan tersangka Mh kita titipkan di rumah tahanan Kota Dumai,” sebut Gatot.

Sementara, Kepala Pengamanan Rutan Dumai Aldino Octalaperta membenarkan terkait adanya penahanan salah seorang ABK kapal titipan Bea Cukai.

“Benar ada satu tahanan titipan dari BC Dumai dan belum ada putusan,” kata Aldino kepada pers.

Info tambahan, melalui Pelabuhan BSJ Dumai sering terungkap upaya penyelundupan barang ilegal, narkoba dan satwa dilindungi, namun disayangkan dalam beberapa bulan terakhir mesin pemindai sinar X tidak berfungsi di terminal penumpang, dan dikuatirkan meloloskan barang bawaan penumpang tanpa pemeriksaan.    (ant)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.